Buku Tamu


Selamat Datang di Blog sederhana saya.
Senang sekali rasanya jika Blog ini dapat kembali menyapa rekan-rekan semua. Itu artinya, apa yang tertulis di sini kembali mendapat kesempatan untuk dibaca rekan-rekan semua, yang dengannya saya berharap mendapatkan cipratan kebaikan yang akan bermanfaat bagi saya kelak, semoga.
Oleh karena itu, tidak perlu ijin jika rekan-rekan ingin mengkopi atau memperbanyak artikel yang ada. Baik dengan atau tanpa mencantumkan sumbernya. No copy right, jika tujuannya untuk kemaslahatan bersama (Islam dan kaum muslimin). Dua saja yang saya harapkan dari rekan-rekan semua : Tolong kiranya jangan berpelit-pelit untuk mengkoreksi dan menasihati apabila ada kekeliruan. Juga, – bila lisan tak berat untuk menyebutkan – sertakan nama pemilik Blog ini dalam doa rekan-rekan semua, agar dosa-dosanya yang banyak diampuni oleh Allah ta’ala dan apa yang ia perbuat merupakan amal ikhlash untuk Allah ta’ala semata.
Semoga Allah ta’ala senantiasa memberikan petunjuk bagi kita semua…..
Rekanmu yang dla’iif,
- Abul-Jauzaa’ -

Comments

«Paling tua   ‹Lebih tua   201 – 329 dari 329   Lebih baru›   Terbaru»
petotu mengatakan...

thank's ya ilmunya
semoga waktu yang berlalu untuk memposting ilmu ini
mendapat balasan surga kelak di akhirat

Anonim mengatakan...

pak ustadz, sudah baca buku inikah ? judulnya “Mereka Memalsukan Kitab-kitab Karya Ulama Klasik” (MMKKUK); sepertinya karangan Syaik Idahram juga...bagaimana menurut sampeyan?...terima kasih

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Belum baca.

Akan tetapi menurut Ustadz Agus Hasan Bashariy - yang telah membaca buku-buku Idahram yang majhul ini - , buku tersebut banyak menyimpan kedustaan. Dan beliau telah mengadakan acara bedah bukunya (sini).

Anonim mengatakan...

Setuju dengan akh Abu Said diatas. Harap Ust. Abul Jauza memberikan pencerahan sedikit demi sedikit kepada kami mengenai manhaj mutaqaddimin vs mutaakhirin secara berseri.

By the way, saya melihat kebanyakan yang mengaku bermanhaj mutaqodimin adalah "lawan-lawan diskusi" Syaikh Al-Albani. Dulu ketika Syaikh Al-Albani masih hidup mereka seakan tiarap karena tidak mampu membantah argumen Syaikh Al-Albani. Setelah Syaikh Al-Albani wafat barulah mereka dan sekarang murid-muridnya plus pengagum-pengagumnya "bebas merdeka menyuarakan pendapat".

Saya pernah membaca transkrip ceramah Syaikh Al-Albani ketika beliau ditanya mengenai manhaj mutaqaddimin tersebut (ternyata pemahamahan tersebut sudah ada sejak beliau masih hidup), dan Syaikh Al-Albani membantahnya dengan tuntas, lugas dan memuaskan.


=================================

Abu Abdillah

Anonim mengatakan...

Mengapa Muhammad bin Hatim bin
Maimun yg merupakan salah satu perowi yg dipakai oleh Imam Muslim, dinyatakan Yahya bin Ma'in sebagai Kadzaab, padahal Imam Muhaddits lain seperti Ibnu Hibban dan ad-Daruquthni menganggap tsiqoh?

Wassalam

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Yang mentsiqahkannya selain Ibnu Hibbaan dan Ad-Daaruquthniy adalah Ibnu 'Adiy. Dalam Tahdzibain tidak disebutkan alasan pendustaan Ibnu Ma'iin ini. Wallaahu a'lam.

Anonim mengatakan...

Jarh yang tidak disebutkan alasannya tidak mutlak diterima. Lihat pembahasan tersebut pada kitab-kitab yang membahas jarh wa ta'dil.

Anonim mengatakan...

nyumbang ide, ini ana rangkum dari kitabnya syaikh Abul Hasan Ittihaful nabil jilid 1 soal. 49
--------------------------------
Soal : Jika kita tidak mendapati dalam biografi seorang perowi kecuali adanya jarh dari Imam Mutasyadi atau tautsiq dari Imam Mutasahil, bagaimana hokum haditsnya?
Jawab : Kalau seseorang menemukan dalam biografi seorang rowi kemudian ada jarh dari Ibnul qothon misalnya, lalu ia mendapati juga tautsiq dari Ibnu Hibban dan Al Hakim yang digolongkan oleh para ulama sebagai Mutasahil, maka lebih didahulukan ucapan Ibnul Qothon, hal inilah yang tidak dijadikan pedoman oleh Hafidz Ibnu hajar ketika memberikan komentar terhadap hokum seorang rowi dalam kitabnya At taqrib, ketika menghukumi seorang rowi yang majhul yang hanya terdapat tautsiq dari Mutasahilin, terkadang dengan status tetap majhul, terkadang Maqbul dan sedikit yang diberikan status shoduq. Terlebih lagi jika dijelaskan sisi pen-jarh-an rowi tersebut, seperti suul hifdzi (jelek hapalannya), walaupun hal ini tidak menafikan sisi keadilan rowi tersebut. Maka mungkin untuk dikompromikan bahwa tautsiq dari mutasahilin dibawa kepada tsiqoh dalam keadilannya, adapun hapalannya maka ada jarh didalamnya, sehingga tidak tepat tempatnya disini ungkapan ‘kalau telah tsabit kesiqohan seseorang, maka tidak akan berubah statusnya kecuali kalau dijelaskan secara gamblang alasan pen-jarh-annya, karena yang men-tautsiq adalah mutasahilin, berbeda kalau yang mentautsiq seorang Imam yang Muta’dil, atau jumhur ulama, atau Ia masyhur dengan ketsiqohannya, maka ketika ini tidak diterima jarhnya kecuali harus dijelaskan secara gamblang dan jelas.

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Beberapa ulama menjelaskan bahwa Ibnu Hibbaan itu tasaahul dalam mentautsiq perawi majhul. Oleh karena itu, tautsiqnya terhadap perawi yang ma'ruf dapat dianggap. Apalagi jika Ibnu Hibbaan memberikan tashrih atas pentautsiqannya seperti perkataannya : mustaqiimul-hadiits, tsiqah, dan yang semisalnya; maka perkataannya ini diterima lagi diakui sebagaimana penjelasan Al-Mu'allimi Al-Yamaaniy.

wallaahu a'lam.

ashabul aman mengatakan...

semangat dakwah.. tegakkan islam dimanapun kita berada. salam dari kru ashabul muslimin

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum ustad, bagaimana pertanyaan saya yang saya kirim lewat email? kok belum ada tanggapan
jazakumulloh khoiron

Rohis Facebook mengatakan...

afwan ust.., ada prtanyaan sy yg blon ust jawab.., perihal Hukum menyembelih hewan ternak yg sebelumx dibius dahulu,

lalu bisakah ust memperinci tentang Hukum memakan daging Unta

syukran ust...barakallahu fiikum *smile

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Hewan yang dibius terlebih dahulu baru kemudian disembelih, masih halal dagingnya. Adapun jika itu membuat hewan lebih lama untuk mati, maka makruh. Wallaahu a'lam.

Tentang hukum makan daging onta,.... gak janji ya. Maaf, akhir-akhir ini saya agak sedikit sibuk.

Anonim mengatakan...

ustadz bagaimana khabarnya ust abu salma M.rachdie ya? kok dah jarang nulis artikel lagi, padahal dulu saya pertama kali tahu blog antum ini dari blognya beliau.

abu aisyah

Anonim mengatakan...

Ustadz , mohon dibahas adakah hadits yang menyatakan bahwa setiap orang yang pulang dari haji akan di ikuti oleh 40 malaikat ?

Para malaikat senantiasa berdzikir untuk kebaikan orang tersebut.

Setiap hari , malaikat berkurang satu sampai 40 hari kemudian orang tersebut tidak lagi di dampingi oleh malaikat .

Besar harapan saja ustadz bersedia mencarikan hadistnya ( kalau ada ) atau penjelasannya.

Suwun ustadz,
Jazakallah khairan

ilmu mengatakan...

Assalamualaikum, Ustadz mohon ijin enyebarluakan artikelnya ustadz. dan juga mhon do'anya untuk kami sekeluarga, JazakaAllah. Abu Fadhil Nganjuk Jatim

Abu Nashir mengatakan...

bagaimana pendapatmu tentang artikel ini

http://mantankyainu.blogspot.com/2011/03/polemik-ke-dua-puluh-delapan-tentang.html

http://mantankyainu.blogspot.com/2011/03/polemik-ke-sebelas-tentang-salat-tanpa.html

Anonim mengatakan...

pak ustadz, video ini mungkin bisa dijadikan artikel khusus mengingat beliau adalah "mitra setia" syaikh al-albaniy

http://www.youtube.com/watch?v=sE1KZoSfUto&feature=player_embedded

Video tersebut juga ada yang mengangkatnya disini:

Imam Asy'ari berbeda dengan Madzhab Asy'ariyah, pengakuan Habib Hasan As-Saqqaf

http://myquran.org/forum/index.php/topic,74122.0.html

terima kasih

Abu Shiddiq mengatakan...

Assalamu'alaikum warohmatulloh!
Ustadz Izin copas artikel2nya ya...

Abu Fathimah mengatakan...

Assalamualaikum akh.

kaifa haluka? kaifa humaid? Al-an fii jogja au fii bogor? ana abu fathimah yang tinggal di bekasi.

apa boleh ana request? ana pernah baca pembahasan kitab Al-bidayah wa annihayah bab terakhir tentang huru hara akhir zaman, mulai dari munculnya dajjal-imam mahdi-mizan-shiroth-neraka & akhirnya surga. apa bisa kita bahas hadits2nya di blog antum ini?

jazakallahu khoiron.

3B Anggaran mengatakan...

Assalamu'alaikum ustadz.

Fenomena JIL di negeri kita ini kian hari makin menngkhawatirkan. Mau kasi saran gimana kalo isu JIL ini ustadz angkat di blog ini. Trims

Anonim mengatakan...

Masukan buat Akhuna Abul Jauzaa..tulisan Arabnya pada web antum jelek tidak bisa terbaca dengan jelas kecuali kita agak mengkerutkan kening dulu, APa tidak bisa ganti fontnya dengan font arabic yang lebih baik, misal traditional Arabic atau Traditional Nask,

Jika tulisan arab di sertakan dalam artikel untuk memperkuat kesan ilmiah maka tolong donk font arabnya yang jelas dan mudah terbaca. Terus terang jenis fontnya arabnya terlalu memusingkan untuk dibaca.

Apa selama ini ga ada yang kritik masalah font arab Akhiy? Akh jika tidak ada yang kritik berarti sedikit yang mau membaca arabnya barang kali? tapi mungkin sebagian kecil tetap butuh....

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Terima kasih atas kritikannya. Font yang saya pergunakan adalah Tahoma. Bagi saya pribadi, saya lebih nyaman dengan jenis font ini daripada Traditional Arabic (adapun Traditional Nask, tidak tersedia di komputer saya). Dulu di awal pernah saya pergunakan Traditional Arabic. Tapi ternyata jadi kurang nyaman untuk dibaca (oleh saya).

Tentang kritik teks Arabic-nya,... ada beberapa Pembaca yang mengoreksi terjemahan saya. Baik yang kurang kata, kelebihan kata, atau bahkan keliru kata (baca : salah terjemah). Setidaknya hal ini menandakan sebagian Pembaca ikut membaca teks Arabic yang saya tuliskan (baca : copas). Namun seandainya nanti ada beberapa Pembaca lain yang berkomentar sebagaimana antum, insya Allah usul antum akan saya pertimbangkan.

Jazaakallaahu khairan.

Hermanto Deli El-Faraby mengatakan...

Assalamualaikum ustadz, saya hanya ingin bertanya??
Dimanakah tempat atau masjid atau kajian tentang dakwah salafiyah bisa saya temukan di Kota Padang, Sumatera Barat??
Karena saya sangat tertarik pada dakwah ini, saya seorang mahasiswa. dan di Kampus, kebanyakan Forum2 Islam yang ada belum sesuai dg hati nurani saya. Tetapi saya sangat tertarik untuk belajar Islam lebih dalam, dan saya mencari-cari di Internet, dan saya ikuti..ternyata Dakwah inilah yang selama ini saya cari.
mohon bimbingannya.
Terima Kasih.

Anonim mengatakan...

Hari Sabtu:
Jam 09.00 – 12.00 wib
Kitab Fathul Baary, Syarah Shahih Bukhariy
Tempat:
Masjid Istiqamah Sawahan
(di Pertigaan Lampu Merah Sawahan)
Pemateri:
Ust. Muhammad Elvi Syam, Lc.,MA

Hari Ahad
Jam 09.00 – 12.00 wib
Materi:
Alfirqotun Najiyah (aqidah) & Bulughul Marom (fiqih)
Tempat:
Mesjid Nurul Islam - Jl. Surabaya Komplek Asratex Ulak Karang
Pemateri
Ust. Abu Azzam Abdul Halim, Lc. MA

Hermanto Deli El-Faraby mengatakan...

Terima kasih ustadz atas informasinya..
:)

yoes mengatakan...

Assalamu alaikum 

Akhi, kalau boleh ana saran "counter visitor" dihilangin aja, menjaga kehati-hatian aja.

Wa'alaikum salam
Abu abdillah

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

wa'alaikumus-salaam.

terima kasih sarannya. tapi maksud antum : menjaga kehati-hatian apa ya ?.

adapun widget visitor counter (versi : easy counter) saya pasang, karena saya memang pingin tahu jumlah pembaca blog ini.

Anonim mengatakan...

ana lihat banyak link antum yang mengarah ke komputer lokal antum misal D:/Artikel muslim. ana yakin, tidak akan bisa dibuka oleh siapapun.

ana punya tawaran bagus ni akh.
bagaimana kalo blog antum dihosting di tempat kami saja.
yufid.org
beberapa website seperti muslim.or.id almanhaj.or.id, konsultasisyariah.com, pengusahamuslim.com ada di sana.
kalo antum tertarik, antum bisa kontak ana lewat email :
firmansyah@yufid.org nanti akan ana usulkan ke bagian manajemen.
kami punya server di US dan di jakarta. insyaAllah sangat muat.

Anonim mengatakan...

assalamualaikum
blog bagus..saya yg baru kenal salaf jadi melek salaf.......lanjutnustadz!!!..btw akun fb antum ada kan?? biar bisa lbh detil dlm belajar...hehehe

Anonim mengatakan...

assalamu'alaikum,,
saya ingin bertanya.
apa hukumnya jika menikahi saudara sendiri? ayah dari perempuan itu, adalah adik kandung dari ibunya anak laki-laki.jadi mereka menikah antar sepupu. apakah itu diperbolehkan?
kemudian bagaimana jika dilihat dari kesehatan? apakah akan memiliki kelainan pada anaknya ataukah tidak? terima kasih sebelumnya.
Wassalamu'alaikum

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Wa'alaikumus-salaam.

Boleh. Dari segi kesahatan pada dasarnya juga tidak apa-apa. Namun menurut salah satu dosen waktu kuliah dulu, kemungkinan munculnya gen resesif pada perkawinan yang terjadi pada orang yang pertalian darahnya lebih dekat memang lebih besar (daripada yang jauh).

wallaahu a'lam.

z mengatakan...

assalaamu'alaykum
bapak abul jauzaa bolehkah saya berlangganan dengan blog ini melalui email? bagaimana carannya? saya belum melihat kolom yang mempermudah hal tersebut di bloh ini, terimakasih

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

@Z,.... saya belum bisa membuat dan memasangnya di blog ini. Mohon Maaf.

zakkiy mengatakan...

coba dari feedburner.com

atau pada pemilihan layout pada pengaturan di blogger ustadz,,

setelah memilih layout pada settingan blogger,, pada kolom sebelah kanan layout pilih add gadget,,kemudian pilih follow by email,,

otomatis akan ditampilkan ke tampilan blog antum bagaimana ustadz?

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Sudah saya coba, tapi error.

Zakkiy ibnu bahrun mengatakan...

ndak papa ustadz, afwan sudah merepotkan, ternyata masih ada cara subscribe email dari sisi para pembaca

toserbayufiid mengatakan...

assalaamu'alaikum ustadz...
blog antum lagi error ya?
kok tiap kali buka, selalu di bawa ke polling?
ni url nya
http://www.google.com/reviews/polls/display/-7066888584663195577/blogger_template/run_app?hideq=true&purl=http://www.abul-jauzaa.blogspot.com/&safe=high
atau google? soalnnya yufid.com juga ga bisa...
Allohu yusahhil lakum umuurokum
baarokallohu fiikum

toserbayufiid mengatakan...

apa karena ada kebijakan baru google?
atau karena ada yang usil?
Allohul musta'an

Anonim mengatakan...

Tanya Ustadz, Apakah hadits mengusap wajah setelah berdoa derajatnya hasan, sebagaimana perkataan Ibnu Hajar, atau Dho'if sebagaimana perkataan imam yg lain? Barokallahu fiik..

Pak Toto

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Sependek pengetahuan saya : Lemah.

Abu Arsy Anargya mengatakan...

Assalaamu'alaikum Ustadz.

Kaifa haluka?? oh iya banner blog antum sudah ana simpan di blog ana yang baru, dengan harapan banner blog ana juga disimpan di blog yang penuh manfaat ini, untuk melihatnya Klick Disini

Syukron, Jazaakallaah khair

Anonim mengatakan...

Ini rekaman dari ustadz dzulqornain...tentang sebab-sebab perpecahan dikalangan ahlussunnah

http://aasiraj.wordpress.com/2012/02/05/rekaman-sebab-sebab-perselisihan-di-kalangan-ahlussunnah-dengan-pemateri-al-ustadz-dzulqarnain-m-sunusi-di-masjid-nurul-irfan-unj-rawamangun-ahad-12-rabiul-awwal-1433-h/


semoga jadi renungan bagi kita bersama

bagus mengatakan...

Assalamualaikum
blog yang bagus.. semoga bisa memberi manfaat
terus berkarya mas Ustadz
Jazakallah

Anonim mengatakan...

Ustadz, semoga allah memberi barokah kepada ilmu antum, apa hukum asuransi kesehatan seperti ASKES. Saat ini ada bekerja di instansi pemerintah dan setiap bulan gaji ana dipotong untuk keperluan asuransi ini. Sampai saat ini ana belum mendaftar dan menggunakannya karena Masih ragu-ragu mengenai hukumnya. Mohon penjelasannya.
Jazakallohu Khoiron

sumber ilmu mengatakan...

assalamu'alaikum.wr.wb.
saya melihat banyak sekali artikel yang bagus disini dan saya juga mempunyai misi yang mungkin sama atau mirip dengan anda
ولكن رايت خطاء قليلا
namun itu hanyalah sekedar menurut sebutir akal saya yang tak berilmu ini.
kalau ada waktu tolong saya minta anda mengirimi email kepada saya dan saya mohon masukannya diblog kumuh saya.terima kasih wassalamu'alaikum.wr.wb.

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Wa'alaikumus-salaam.

Terima kasih atas komentarnya. Seandainya ada kekeliruan dalam artikel pada blog ini, saya lebih senang untuk ditunjukkan agar dapat sesegera mungkin memperbaikinya.

Baarakallaahu fiikum.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum ustadz. semoga kita selalu dalam lindungan Alloh Subhanahu wa Ta'alla. Mau nanya ustadz, tingkatan hadits yg berbunyi Isa Faa Innahu Rohullah wa Kalimatuhu. siapa periwayatnya dan apa maksudnya. sebab hadits ini sering dipake "tetangga sebelah" untuk "mengundang" kita. Jazakallahu khoiron wal katsiro... wassalamu'alaikum warohmatullohi wa barokatuh...

Anonim mengatakan...

Ustadz apakah benar bahwa ada beberapa yayasan surury dijakarta?
tertuma yang kerjanya membagi-bagi buku? apakah kita wajib berhati-hati?
ane awam dalam masalah ini tolong beri nasihat

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

@Anonim 14 Februari 2012 11:31,.... hadits tersebut shahih, terdapat dalam Shahihain.

====

Anonim 15 Februari 2012 11:31,.... saya tidak tahu yang dimaksudkan. Paham Sururiy sendiri memang ada. Namun sayangnya, isu ini seringkali dipakai untuk memecah belah dakwah salafiyyah di Indonesia. Lebih baik kita sibukkan dengan ilmu dan amal. Baarakallaahu fiik.

whoever mengatakan...

ustadz, ana mau tanya..
web dibawah ini

http://annajahsolo.wordpress.com/download/
http://ishoba.wordpress.com/download/

merupakan web salafi atau khawarij ?
karena saya bingung, di daftar download yg atas terdapat bnyk kitab2 syeikh salafi (al albani, ibnu taimiyah, al utsaimin, muhammad bin abdul wahhab, dll), tetapi dibagian bawah terdapat ceramah2 dari abu bakar ba'asyir, dan usamah bin ladin..
saya bingung ustadz..
tolong dijawab, jazakallahu khairan

Anonim mengatakan...

Assalammu’alaikum ustadz.. Saya sangat berterimakasih sekali apabila pesan saya ini dibaca dan dibalas..
saya ingin bertanya .. ada seseorang yang menginginkan seorang kekasih dengan jalan sirik atau meminta bukan kepada Allah,dan keinginannya itu ia dapatkan,,lalu mereka menikah dan punya anak. Sebenarnya ia sadar bahwa yang dilakukannya itu salah,di satu sisi ia sangat menginginkan suaminya itu tapi disisi lain ia sangat takut akan azab Allah atas perbuatannya. Tetapi ia seseorang yg berkelakuan baik,beramal sholeh dan selalu mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga ia selalu berdo’a utk di Ampuni perbuatannya itu. Yang ingin saya tanyakan “Apakah dosanya itu akan di ampuni Allah??karna ia selalu beramal shaleh dan mendekatkan diri kepada Allah.. Atau apakah dosanya tidak akan diampuni Allah lalu amal sholeh yg ia kerjakan selama hidupnya akan sia-sia sehingga ia kekal abadi di neraka sesuai dengan hukuman utk org yg menyekutukan Allah??”

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

@whoever,... situs-situs tersebut merupakan situs yang menyebarkan pemahaman yang menyelisihi pemahaman salaf.

&&&&&&&&&&&

@Anonim 8 Maret 2012 22:12,....

Wa'alaikumus-salaam

Mendatangi praktek perdukunan dan sihir merupakan praktek dosa besar dan kesyirikan yang sangat diharamkan oleh Islam.

حَدَّثَنِي هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الأَيْلِيُّ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي سُلَيْمَانُ بْنُ بِلَالٍ، عَنْ ثَوْرِ بْنِ زَيْدٍ، عَنْ أَبِي الْغَيْثِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: " اجْتَنِبُوا السَّبْعَ الْمُوبِقَاتِ "، قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا هُنَّ؟ قَالَ: " الشِّرْكُ بِاللَّهِ، وَالسِّحْرُ، وَقَتْلُ النَّفْسِ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ، وَأَكْلُ مَالِ الْيَتِيمِ، وَأَكْلُ الرِّبَا، وَالتَّوَلِّي يَوْمَ الزَّحْفِ، وَقَذْفُ الْمُحْصِنَاتِ الْغَافِلَاتِ الْمُؤْمِنَاتِ "

Telah menceritakan kepadaku Haaruun bin Sa’iid Al-Ailiy : Telah menceritakan kepada kami Ibnu Wahb, ia berkata : Telah menceritakan kepadaku Sulaimaan bin Bilaal, dari Tsaur bin Zaid, dari Abul-Ghaits, dari Abu Hurairah : Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda : “Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan”. Dikatakan : “Wahai Rasulullah, apakah itu ?”. Beliau menjawab : “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan hak, memakan harta anak yatim, memakan riba, melarikan diri dari peperangan, dan menuduh wanita mukminah baik-baik lagi suci telah berbuat zina” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 89].

مَنْ أَتَى عَرَّافًا أَوْ كَاهِنًا فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ، لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاةٌ أَرْبَعِينَ يَوْمًا

“Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun, lalu ia membenarkannya apa yang dikatakannya, maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam” [Diriwayatkan oleh Al-Khallaal no. 1419; shahih].

Namun,... Allah Maha Pengampun yang akan mengampuni setiap hamba-Nya yang berbuat dosa, baik dosa kecil ataupun besar. Allah ta'ala berfirman :

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ * وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمُ الْعَذَابُ ثُمَّ لا تُنْصَرُونَ

"Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi) [QS. Az-Zumar : 53-54].

Oleh karenanya, hendaklah ia/wanita tersebut benar-benar bertaubat kepada Allah ta'ala, memohon ampun pada-Nya atas semua yang dilakukannya di masa lampau. Selain itu ia harus meninggalkan semua sihir dan memutuskan hubungan dengan dukun yang pernah menolongnya.

Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada kita semua.

Imam mengatakan...

Ustadz tanya, siapa kah Syaikh Dr. Abdullah Nasri Yahya Al Asiri,..kalau baca web nya LDII beliau sempat memberikan ceramah di Pesantrennya LDII.

http://petamu.blogspot.com/2011/07/mufti-mekah-kunjungi-pondok-pesantren.html

Dayat mengatakan...

Assalamu'alaykum

Ustadz, apakah sudah ada artikel yang antum tulis yang berisi nukilan pendapat para Ulama Salaf dan Khalaf terkait penghukuman terhadap sesuatu masalah yang dikaitkan dengan amal sholih apakah ia bid'ah, sunnah, halal, haram dll. (kalau boleh di khususkan mungkin dari Ulama Syafi'iyah saja).

Hal ini terkait dengan tuduhan yang diberikan masyarakat kepada para salafiyun yang dianggap berlebih-lebihan dalam menghukumi bid'ah/haram dll .

terima kasih

Aan Sulistyo mengatakan...

Assalamu'alaikum

Ustadz, apakah antum punya kitab (soft copy) tentang politik islam? seperti Giyats Al-Umam, Al-Ahkam Al Sulthoniyah, As Siyasah Asy Syar'iyah,,? kalau punya atau link download, ana minta ya tadz? Jazakumullohu Khoiron Katsiro

abdullah mengatakan...

ustadz, dikatakan bahwa para ulama TELAH IJMA' bahwa shalat berjama'ah hukumnya wajib... perkataan klaim ini, diambil dari perkataan ibnul qayyim.. apakah klaim tersebut benar ustadz? mohon penjelasannya..

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

setahu saya, tidak ijma'. wallaahu a'lam.

Edi mengatakan...

ustadz, usul untuk form komentar nya dibuat seperti dulu saja (ada pop up), yang sekarang ini agak sulit karena tombol PUBLIKASIKAN agak mepet dengan icon FB, fr dll..atau kalau mau tetap dengan yang ini mohon diberi jarak yang agak lebar antara tombol PUBLIKASIKAN dengan FB, fr dll

(atau ini dialami hanya pada PC saya ya?)

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Terima kasih mas Edi. Sudah saya ganti dengan pop-up.

Rizal mengatakan...

Assalamu'alaikum warohmatulloh.

Ustadz, Mohon penjelasan antum agar sirna keraguan dalam diri saya.

1.Mungkinkah mencapai derajat IMAN tanpa berILMU?

2.Orang-orang tua kita dulu bisa bisa mencapai kesabaran luarbiasa, padahal mereka nyaris tidak pernah ikut daurah, membaca kitab-kitab ulama dll, adakah kaitan kesabaran mereka dengan iman?

3.Kisah-kisah orang tak dikenal yang begitu dekat dengan Allah ta'aala, yang doa nya begitu didengar oleh Allah melebihi para ulama saat itu, apakah mereka memperoleh ketinggian derajat tersebut tanpa ilmu?

4.Jadi, sebenarnya kedudukan "ilmu Syar'i" dalam islam seperti apa?

Jazakallahu khoiron atas kesediaan antum menjawab.

Rizal mengatakan...

Afwan, kok belum dijawab taadz? atau mungkin saya telah lancang dan salah dalam bertanya?

Kalau memang begitu saya mohon dimaafkan kesalahan saya.

Baarokallohu fiik.

Abu Sa'd mengatakan...

assalamualaikum, saam kenal akhi, senang ikut menyebarkan islam bersama antum, semoga dakwah kita diterima Allah

Syamsi Miskin Ilmu mengatakan...

Assalamua’laikum ustadz..
saya mau tanya, beberapa tahun yang lalu saya mendapat hadiah undian dari bank berupa sepeda motor, sepeda motor itu udah saya pakai sampai sekarang,tapi hati saya bertanya-tanya,apakah sepeda motor yang saya peroleh ini halal apa haram hukumnya menurut islam?sepeda motor tersebut saya peroleh dalam keadaan kosongan dan mengeluarkan uang untuk pajak & pengurusan surat2nya kurang lebih sekitar 4jt-an,terus seandainya itu haram,apa yang hendak saya lakukan atau solusi yang terbaik mengatasi masalah ini?,soalnya motornya masih ada pada saya sekarang ini.apakah motornya saya jual,dan uang hasil penjualannya sebagian saya ambil untuk mengganti biaya pajak & surat dan sisanya lagi saya gunakan untuk kepentingan umum.rencananya saya mau jual ama orang tua sendiri.Gimana itu ustadz…mohon banget solusi dan pencerahannya ustadz secara detail supaya saya bisa mengambil keputusan yg terbaik..
jazaakallahu khoir…
wassalamua’laikum…

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

wa'alaikumus-salaam.

Ya, antum bisa jual, lalu antum ambil 4 jutanya dari hasil penjualannya. Dan kemudian sisa uang hasil penjualannya antum berikan suambangkan untuk kepentingan umum (pembangunan jalan, atau yang semisal). Wallaahu a'lam.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum, ustadz, izin copy semua artikelnya ..jazakallahu khairan..

dhod mengatakan...

jazakumullah khoiron...

silahkan berkunjung ke website kami yang berisi artikel tentang bahasa arab

www.dhod.web.id

Anonim mengatakan...

assalamualaikum,,

saya ingin bertanya pendapat ustadz mengenai sesuatu

jadi dulu sya pernah mengikuti sebuah seminar dan tiap peserta seminar tersebut diberi 1 buah buku tulis kosong. nah saat saya masuk ke tempat seminar dan akan duduk (kondisinya seminar sudah hampir selesai) lalu di kursi yang akan saya duduki saya menemukan 1 buku tulis kosong (yg diberikan oleh panitia untuk peserta), sy sendiri tidak tahu apakah pemiliknya lupa atau memang sengaja meninggalkan buku tersebut, sampai di akhir acara tidak ada pemilik yang menanyakan buku tersebut. lalu sy berpikir daripada mubazir akhirnya saya bawa pulang buku tersebut dan saya gunakan untuk menulis catatan tentang tugas akhir saya.

menurut pendapat ustadz, apakah buku itu halal? jika tidak, lalu apa yang harus saya lakukan sekarang?

Terimakasih untuk jawabannya,,,

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Ustadz, Bolehkah doa sholat jenazah dipakai sebagai doa yang di baca setiap hari untuk mendoakan orang tua kita yang telah meninggal ?

Terima Kasih.

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Anonim 27 Mei 2012 21:05,.... boleh antum ambil.

Anonim 31 Mei 2012 14:08,... pada asalnya boleh. Doa boleh diucapkan dengan bahasa apapun yang mengandung kebaikan dan pengharapan kepada Allah ta'ala. Namun sebaiknya Anda menyelingi dengan doa-doa yang lain agar terhindar dari pembiasaan yang dikhawatirkan akan dianggap sebagai sunnah dari beliau shallallaahu 'alaihi wa sallam sehingga masuk dalam kataogori bid'ah.

Wallaahu a'lam.

Anonim mengatakan...

saran utk Ustadz....
buku tamu ini, kalau bisa dibuat urut descending , urut berdasarkan tgl terkini, baru ke tgl terdahulu.
sehingga ketika orang melihat Buku Tamu, tdk perlu klik ke link page Lebih Baru atau Paling Baru.

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Terima kasih sarannya. Ini adalah stelan dari templete blogger nya. Saya belum mempunyai pengetahuan untuk merubah atau memodifikasinya.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum,

Ustadz Abul jauza hafidzakallahu, mohon bantuannya untuk meng-ulas kedudukan hadits dan rijal-nya hadits berikut ini (dan syarah para ulama jika memang ada):

"Allah tidak akan menerima ibadah seorang perempuan hingga menutup auratnya dan Allah tidak akan menerima sholat seorang perempuan yang telah cukup umur hingga ia berjilbab" (HR. Thabrani)

Jazakallahu khoiron

Wassalamu'alaikum
Abu Abdirrozzaq

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum ustadz.

Mohon dibahas mengenai hubugan ilmu & ketaqwaan.

Apakah tingkatan ketaqwaan seseorang bisa dilihat, diukur? atau hanya Allah yang tahu? bagaimana juga dengan keilmuan.

Sering kita jumpai sekelompok orang menganggap ulama "A" jauh lebih berilmu daripada ulama "B". Sementara kelompok lain beranggapan sebaliknya.

Mohon pembahasannya ustadz.
Jazakallahu khairan.

ibnu faqih.

Trisnawan mengatakan...

Assalamualaikum ya Akhi..

salam kenal sebelumnya. beberapa hari yg lalu, saya mampir di blog anda ini, dan saya sdkt terkesan dg artikel2 didalamnya. Untuk selanjutnya, sudi kiranya akhi memberi ijin kepada saya untuk mengambil beberapa artikel di blog anda ini. terima kasih banyak Akhi..

Jazakumullah Khairan Katsiran Wa Jazakumullah Ahsanal Jaza…

Anonim mengatakan...

assalamu'alaykum,
Ustadz, ada sedikit pertanyaan, mudah-mudahan ustadz berkenan menjawabnya.
Ada yang mengatakan, bahwa tahlilan itu disunahkan berdasar keterangandari kitab al hawi lil fatawi karangan Imam Jalaluddin Abdurrahman As Suyuthi jilid 2 hal. 178, yang lengkapnya saya copas sbb;

(( assalamu'alaikum wrwb??

langsung meluncur sob..
Hukum selamatan hari ke-3, 7, 40, 100, setahun, dan 1000 hari diperbolehkan dalam syari’at Islam.
Keterangan diambil dari kitab “Al-Hawi lil Fatawi” karya Imam Jalaluddin Abdurrahman As- Suyuthi jilid 2 halaman 178 sebagai berikut:

ﻪﻠﻟﺍ ﻲﺿﺭ ﻞﺒﻨﺣ ﻦﺑ ﺪﻤﺣﺃ ﻡﺎﻣﻻﺍ ﻝﺎﻗ ﺎﻨﺛﺪﺣ : ﻪﻟ ﺪﻫﺰﻟﺍ ﺏﺎﺘﻛ ﻰﻓ ﻪﻨﻋ ﺎﻨﺛﺪﺣ :ﻝﺎﻗ ﻢﺳﺎﻘﻟﺍ ﻦﺑ ﻢﺷﺎﻫ ﻝﺎﻗ ﻥﺎﻴﻔﺳ ﻦﻋ ﻰﻌﺠﺷﻷﺍ ﻰﻓ ﻥﻮﻨﺘﻔﻳ ﻰﺗﻮﻤﻟﺍ ﻥﺍ :ﺱﻭﺎﻃ ﻝﺎﻗ ﻥﺃ ﻥﻮﺒﺤﺘﺴﻳ ﺍﻮﻧﺎﻜﻓ ﺎﻌﺒﺳ ﻢﻫﺭﻮﺒﻗ ﻝﺎﻗ , ﻡﺎﻳﻷﺍ ﻚﻠﺗ ﻢﻬﻨﻋ ﺍﻮﻤﻌﻄﻳ ﺎﻨﺛﺪﺣ :ﺔﻨﺠﻟﺍ ﻰﻓ ﻢﻴﻌﻧ ﻮﺑﺃ ﻆﻓﺎﺤﻟﺍ ﻪﻠﻟﺍ ﺪﺒﻋ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻚﻟﺎﻣ ﻦﺑ ﺮﻜﺑ ﻮﺑﺃ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻰﺑﺃ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻞﺒﻨﺣ ﻦﺑ ﺪﻤﺣﺃ ﻦﺑ ﻦﻋ ﻰﻌﺠﺷﻷﺍ ﺎﻨﺛﺪﺣ ﻢﺳﺎﻘﻟﺍ ﻦﺑ ﻢﺷﺎﻫ ﻰﺗﻮﻤﻟﺍ ﻥﺍ :ﺱﻭﺎﻃ ﻝﺎﻗ :ﻝﺎﻗ ﻥﺎﻴﻔﺳ ﺍﻮﻧﺎﻜﻓ ﺎﻌﺒﺳ ﻢﻫﺭﻮﺒﻗ ﻰﻓ ﻥﻮﻨﺘﻔﻳ ﻚﻠﺗ ﻢﻬﻨﻋ ﺍﻮﻤﻌﻄﻳ ﻥﺃ ﻥﻮﺒﺤﺘﺴﻳ ﻡﺎﻳﻷﺍ Artinya:

“Telah berkata Imam Ahmad bin Hanbal radhiyallaah ‘anhu di dalam kitabnya yang menerangkan tentang kitab zuhud:
Telah menceritakan kepadaku Hasyim bin Qasim sambil berkata:
Telah menceritakan kepadaku al-Asyja’i dari Sufyan sambil berkata:
Telah berkata Imam Thawus (ulama besar zaman Tabi’in, wafat kira-kira tahun 110 H / 729 M):
Sesungguhnya orang-orang yang meninggal akan mendapat ujian dari Allah dalam kuburan mereka selama 7 hari. Maka, disunnahkan bagi mereka yang masih hidup mengadakan jamuan makan (sedekah) untuk orang-orang yang sudah meninggal selama hari-hari tersebut.

Telah berkata al-Hafiz Abu Nu’aim di dalam kitab Al-Jannah:
Telah menceritakan kepadaku Abu Bakar bin Malik, telah menceritakan kepadaku Abdullah bin Ahmad bin Hanbal, telah menceritakan kepadaku Ubay, telah menceritakan kepadaku Hasyim bin al-Qasim, telah menceritakan kepadaku al- Asyja’i dari Sufyan sambil berkata:
Telah berkata Imam Thawus: Sesungguhnya orang-orang yang meninggal akan mendapat ujian dari Allah dalam kuburan mereka selama 7 hari. Maka, disunnahkan bagi mereka yang masih hidup mengadakan jamuan makan (sedekah) untuk orang-orang yang sudah meninggal selama hari-hari tersebut.” Selain itu, di dalam kitab yang sama jilid 2 halaman 194 diterangkan sebagai berikut:

ﻰﻨﻐﻠﺑ ﻡﺎﻳﺃ ﺔﻌﺒﺳ ﻡﺎﻌﻃﻻﺍ ﺔﻨﺳ ﻥﺍ ﻭ ﺔﻜﻤﺑ ﻥﻷﺍ ﻰﻟﺍ ﺮﻤﺘﺴﻣﺎﻬﻧﺃ ﻙﺮﺘﺗ ﻢﻟ ﺎﻬﻧﺃ ﺮﻫﺎﻈﻟﺎﻓ ﺔﻨﻳﺪﻤﻟﺍ ﻢﻬﻧﺍ ﻭ ﻥﻷﺍ ﻰﻟﺍ ﺔﺑﺎﺤﺼﻟﺍ ﺪﻬﻋ ﻦﻣ ﺭﺪﺼﻟﺍ ﻰﻟﺍ ﻒﻠﺳ ﻦﻋ ﺎﻔﻠﺧ ﺎﻫﻭﺬﺧﺃ ﻝﻭﻷﺍ Artinya:
“Sesungguhnya, kesunnahan memberikan sedekah makanan selama tujuh hari merupakan perbuatan yang tetap berlaku sampai sekarang (yaitu masa Imam Suyuthi abad ke-9 H) di Mekkah dan Madinah. Yang jelas kebiasaan tersebut tidak pernah ditinggalkan sejak masa sahabat sampai sekarang, dan tradisi tersebut diambil dari ulama salaf sejak generasi pertama, yaitu sahabat.

” Jadi, kesimpulannya amalan- amalan yang umum dilakukan oleh masyarakat muslim tradisional di Indonesia tersebut sudah ada landasannya dari kalangan salaf ash-sholih. Dan bukan bid’ah madzmuumah/dholaalah. naudzu billahi min dzalik."

sekian dulu ya sob,mudah2an bermanfaat bagi ummat.amiin

wassalamu'alaikum wrwb.))

yang jadi pertanyaan: "benarkah hal tersebut ? mohon penjelasannya. terimakasih

dari kurnia hd
kurhid69@gmail.com

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Wa'alaikumus-salaam.

@Ibnu Faqiih,.... Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda :

التَّقْوَى هَا هُنَا، يُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلاثَ مَرَّاتٍ

"Taqwa itu di sini" - sambil berisyarat menunjuk pada dadanya - beliau mengatakannya 3 kali" [shahih].

Jadi, ketaqwaan sejati tertanam pada hati. Yang kemudian - tentu saja - akan nampak pada anggota badan. Jika demikian, tentu saja hanya Allah yang tahu berapa kadar ketaqwaan kita kepada-Nya.

Kita tidak perlu berpusing-pusing memikirkan kadar ketaqwaan orang lain. Betapa sulit kita untuk bertaqwa dengan sebenar-benarnya sementara niat dalam hati seringkali berubah-ubah.

Adapun kadar keilmuwan ulama, maka sama dengan di atas. Tidak banyak manfaatnya kita membicarakan kadar keilmuwan mereka, karena seringkali membanding-bandingkan satu ulama dengan ulama lainnya, membuat hati dan lisan kita sakit. So, jauh lebih baik kita mengambil faedah dari apa yang telah diwariskan para ulama kepada kita.

Right ?

======

@mas Trisnawan,... silakan.

=======

@mas Kurnia,.... atsar yang antum sebutkan itu lemah, karena keterputusan antara Sufyaan dan 'Athaa'.

wallaahu a'lam.

Anonim mengatakan...

Jazakallahu Khairan ustadz.

Nasehat yang begitu indah, smoga kami dapat mengabil banyak manfaat.

ibnu faqiih.

Anonim mengatakan...

Numpang nanya ustadz.

lafadz : لَوْ كَانَ خَيْرًا مَا سَبَقُونَا إِلَيْهِ

ayat atau hadits ustadz? koq sering di ucapkan ustadz2 kita.

syukron
muslim baru belajar

Anonim mengatakan...

untuk bp/ abul jauzaa...

assalamu'alaikum...

bp, saya pengen belazar ngaji tentang salafi... apakah d'bandung ada tmpat kajian salafi.. saya dari bandung... barngkali bapa tau tempat kajian salaf yang ada d'bandung,, mohon informasinya yaa bp......

nama saya zaenal abidin. asli orang kuningan (tetangga cirebon). lahir tgl 19-10-1990. tempat tinggal sekarang d'bandung. mahasiswa unvas bandung. fb dngn nama (zaenal abidin s'ardjuna) thea. imel :: roni_tampan71@yahoo.com
no hp :: 081320342144

demikian identitas saya... sengaja saya utarakan mengingat kekhawatiran akan munculnya persangkaan buruk. oleh kernanya saya utarakan.

catatan :: bapa, mohon utuk tidak d'publikasikan komentar ini / tulisan ini. smoga bisa d'mengerti. saya tunggu informasinya yaa bp.. saya mohon.

semoga Allah Subhanahu wata'ala merahmati, membimbing, mengampuni, dan memberikan kebaikan2 kpd kita semua.. aamiin..

__zaenal abidin__

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Wa'alaikumus-salaam.

Di Bandung ada ustadz Abu Haidar. Saya harapkan bagi rekan-rekan pemgunjung Blog yang mengetahui informasi kajian salaf di Bandung, dapat bershadaqah informasi di sini.

deni mengatakan...

Mau izin nyumbang informasi nih pak...

Info Kajian di Bandung bersama Ustadz Abu Haidar dan ustadz2 lainnya.

1.Hari Jum'at pukul 16.30 WIB di Mesjid Al-Furqan Jl. Jurang.
2.Hari Sabtu pukul 16.39 WIB di Mesjid Raya Cipaganti.
3.Hari Ahad pukul 08.00 WIB di Mesjid Al-Furqan Jl. Jurang

(jadwal tersebut biasa berlaku di luar bulan Ramadlan)

Untuk bulan Ramadlan ini diadakan daurah 10 hari awal Ramadlan di Mesjid Ash-Shiddiq Jl. Kebon Gedang Kiaracondong bersama ust Abu Haidar, ust Sufyan Basweidan, dan ust Beni Sarbeni.

Syukran.

Anonim mengatakan...

maaf, saya baru belajar mengaji.Sy suka membuka berita2 atau kajian di eramuslim, arrahmah, konsultasi syariah, muslim.or.id, voa Islam.. apakah kajian2 itu insyaalloh lurus? spt apa yg kita harus pilih dlm belajar?

mohon maaf sebelumnya.
rara

Anonim mengatakan...

Assalamaualaikum Ustadz... Taqaballahu Minna Wa Minkum... saya mau tanya, benarkah Ibnu Taimiyah melakukan hal yg khurofat sprti yg dikatakan di
http://warkopmbahlalar.com/kontraversi-ulama-wahabisalafi/
mohon penjelasannya ustadz..

Jazakumullah Khair

Arief

Anonim mengatakan...

assalamualaikum ust, saya mohon izin copas..

Anonim mengatakan...

Assalammaaf ustadz. bagaimana dengan takhrij hadits berikut ini, seolah bertentangan:

1.http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/ketahuilah-dunia-itu-terlaknat.html#comments

2.http://muslim.or.id/tazkiyatun-nufus/ketahuilah-dunia-itu-terlaknat.html#comments

jazakallahu khairan.
abdi rahman.

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum Afwan maksud ana yang ke-2 linknya:

http://www.salaf.web.id/289/derajat-hadits-tentang-terlaknatnya-dunia-dan-isinya-kecuali-dzikrullah-al-ustadz-abu-muhammad-dzulqarnain.htm

Al Faqiir Ilaa Mawlahu mengatakan...

Bismillah.... Assalamu 'Alaikum Ustadz, ana mau minta jelasin dan tolong sedikit untuk membuat postingan tentang "Wanita Bekerja Di Luar Rumah", bagaimana jika dikaitkan dengan setiap kebiasaan negara 1 dengan negara lain atau wilayah satu dg wilayah lainnya, contohnya mungkin di Yemen, para wanita di sana dalam bekerja berbanding terbalik dg yang ada di indonesia, ana ambil 1 contoh bahwa, di indonesia wanita lah yang memberi makan kambing piaraan setelah rumput diperoleh laki2, sedangkan yang laki2 mencari rumput dan menggembalanya, sedangkan di Yemen wanita yang mencari rumput dan menggembala, dan laki2nya yang berdiam diri dirumah memberi makan hewan tsb. Bagaimana ustadz?? mohon untuk memberi penjelasan dan faedahnya.... Jazakallahu khoiron katsiroo wa barakallahu fiikum......

muhammad basyir Anshori mengatakan...

Assalamu'alaikum... akhi fillah.
alhamdulillahirabbil'alamin, washalatu wasalamu 'alannabiyilkarim.
Saya suka membaca tulisan antum, karena banyak disajikan dengan bahasa yang mudah dicerna tanpa meninggalkan keilmiahan.
Hanya saja ketika saya ikuti tulisan tersebut sampai kepada komentar-komentar para pembaca, saya dapati banyak komentar-komentar yang berpotensi menebar syubhat, sementara antum tidak mengcounternya.
Dapat dipahami hal itu mengingat keterbatasan waktu antum untuk menanggapi seluruh komentar (atau mungkin ada alasan lain).
Saya menyarankan, ahsan antum lebih filter lagi mana yang layak dipublish dan mana yang tidak layak. Sehingga tidak menyia-nyiakan waktu antum untuk mengomentari, dan tidak menambah syubhat bagi pembaca tanpa solusi.
Jazakumullahu khairan wa baarakallahu fiikum.

-Abu Fathimah Anshori, Jakarta-

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Terima kasih atas masukannya.

aryan raw mengatakan...

Bismillah,

Pak Ustadz, mau tanya. Dalam kitab2 Taharah, saya temukan hadits larangan beristinja dengan kotoran binatang dan tulang. Afwan dengan keterbatasan ilmu ana, apakah ada orang beristinja dengan kotoran binatang? Apakah pernah ada kebiasaan orang tertentu melakukannya?

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum Ustad.. ana mau minta izin copas isi blog-nya ustadz

jazakaallah khair


Abu Saif

Anonim mengatakan...

Hafiz

Assalamu'alaikum.w.t.b. ana ada bca tntg kisah-kisah sirah popular lagi masyhur berkaitan Rasulullah dan para sahabatnya, tetapi malangnya kisah-kisah tersebut tidak sahih... benarkah?

antaranya :

1, Kisah keislaman 'Umar al-Khaththab ketika mendengar bacaan Surah Thoha.

2, Kisah sarang labah-labah dalam guna ketika hijrah Nabi.

3, Janji Nabi kepada Suraqah B. Malik untuk memakaikannya gelang maharaja Parsi.

4, Kisah Malik B. Sinan meminum darah Nabi.

5, Hindun binti Utbah memakan hati Hamzah.

6, Kisah Tsa'labah enggan membayar zakat.

7, Perintah Nabi Membakar masjid Dhirar.

8, Nyanyian Thola'al Badru 'Alaina...

9, Benarkah Rasulullah menikahi Khadijah ketika usia Khadijah 40 tahun?

bole ustaz jelaskan?

Abu Ahnaf mengatakan...

bismillah,
'afwan ustadz, sekiranya berkenan menulis artikel yang berisi motivasi ikhwah agar semangat 'menulis', mengingat musuh Islam gencar sekali menulis dan berdakwah melalui dunia kepenulisan,

jazakallah khairan

Shofwan ali fauji mengatakan...

assalamualaikum. pak saya mau tanya kalau kita jadi imam masbuk. kemudian tiba saat imam membaca tahiyat akhir, kita harus duduk iftirasy atau tawarruk. kemudian kita juga harus ikut membaca tahiyat akhir atau gimana pak?

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Wa'alaikumus-salaam.

Silakan baca : http://abul-jauzaa.blogspot.com/2012/09/kaifiyyah-duduk-masbuuq-dalam-rakaat.html.

ahmadbinhanbal mengatakan...

senang sekali bisa mengunjungi blognya ust Abul Jauza'. Ana juga sedikit-sedikit menulis materi-materi keislaman seperti antum.

Saya akan senang sekali sekiranya Ust. Abul Jauza' dan rekan-rekan blog disini berkanan mengunjungi dan berkomentar di artikel saya atau mengisi guest book blog.

Blog sederhana saya ada di alamat berikut: http://ahmadbinhanbal.wordpress.com

nagapasha mengatakan...

berkunjung sobat numpang baca2 ya...
jangan lupa kunjungi kembali blog saya ok

aaaaaa mengatakan...

akhi, sekarang lagi nge-trend orang2 melaporkan (report) blog agar blog tsb diblokir.

baru saja blog tuk pencarialhaq sudah ditutup karena banyak yg melaporkan.

nah, ke depannya kami mau melaporkan blog2 yang isinya hanya bualan2 musuh dakwah. Namun ada kemungkinan mereka akan balas report kepada blog2 sunnah.

Alangkah baiknya kalau blog antum ini dibackup databasenya.

Caranya bisa lihat ini : http://pasartokoonline.blogspot.com/2013/01/cara-backup-postingan-di-blogger.html

jaga2 saja kalau suatu saat pihak blogger menutup blog antum. Sayang kan isinya terbuang ?

Anonim mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Anonim mengatakan...

Assalamu'alaykum...ustadz berkenan tidak untuk mendengar ceramah yang ada di web ini...

http://tukpencarialhaq.com/2013/04/14/download-kupas-tuntas-fitnah-sururiyyah-hajuriyyah/

xRoeL FuaD mengatakan...

assalamualaikum ust mohon pendapatnya dalam menulis tentang isu yang berkembang di masarakat tentang dakwah sunnah.. yang mana dalam acara yang bagus yaitu acara yang lagi di cekal oleh KPI..

Rhezi Flash mengatakan...

Alkitab Terbaru apalagi
"SIR" (Tuan)dan "LORD" (Bangsawan) ditranslate menjadi TUHAN"

Alhamdulillah saya Murtad dari Kristen, mereka tidak bisa bahasa Ingris ^_^

ini link Alkitab online >>>
http://www.jesoes.com/index.php?hal=lihatPasal&injil=43&pasal=4&ayat=11#11

tanya syiah mengatakan...

assalamu'alaikum

ustadz..... web dibawah ini, apakah milik antum?

www.abul-jauzaa.com

Anonim mengatakan...

ust,akun fb antum dah di deactivate y?

maryam ishmatullah mengatakan...

Assalamulaikum, berkunjung

Muhammad Yusuf Al Faruq mengatakan...

Akhi, antum deactive akun facebook ya?

xRoeL FuaD mengatakan...

assalamualaikum ust

saya maunya.. apakah hadist ini shahih apa tidak..

حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنَا زَبَّانُ بْنُ فَائِدٍ الْحَبْرَانِيُّ عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ عَنْ أَبِيهِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ الْجُهَنِيِّ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ قَرَأَ قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ حَتَّى يَخْتِمَهَا عَشْرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْرًا فِي الْجَنَّةِ فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ إِذَنْ أَسْتَكْثِرَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَكْثَرُ وَأَطْيَبُ
(AHMAD - 15057) : Telah menceritakan kepada kami Hasan telah menceritakan kepada kami Ibnu Lahi'ah berkata; dan telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ghailan telah menceritakan kepada kami Risydin telah menceritakan kepada kami Zabban bin Fa'id Al Habrani dari Sahl bin Mu'adz bin Anas Al Juhani dari Bapaknya, Mu'adz bin Anas Al Juhani salah seorang sahabat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa membaca QUL HUWA ALLAHU AHAD, sampai sepuluh kali, Allah membangunkan istana di surga baginya". Umar bin Khattab berkata 'Kalau begitu saya akan memperbanyak Wahai Rasulullah!.' Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: " Istana Allah mebih banyak dan lebih bagus"


dan sungguh sangat bermanfaat bila ust mengupasnya...

jazzakuumullah khairo

SAINS MTsN Subang mengatakan...

Assalamu'alaikum warahmatullah.
Ustadz, baru-baru ada pernyataan dari statusnya seorang "habib" dll, bahwa kata "CIUS" bermakna "Cinta Yesus" dan kata "Miapa" bermakna "Muhammad itu apa?", dan itu bisa menyebabkan pelakunya musyrik, menurut status tsb.
Bagaimana tanggapan ustadz?
Syukran

Abu Nashir mengatakan...

Assalamualaikum

ana ada tips "Memunculkan kotak komentar di bawah postingan"

silahkan antum berkunjung ke link di bawah ini dan ikuti panduannya

http://softwaremaniapc.blogspot.com/2013/02/cara-membuat-kotak-komentar-blog-di.html

Anonim mengatakan...

Assalamu'alaikum warahmatullah.
Ustadz, apakah anak-anak kamu muslimin wajib mengulang syahadat ketika dewasa dengan disaksikan oleh sebgian kaum muslimin?

Abu Al-Jauzaa' : mengatakan...

Tidak.

Shahih Fikr mengatakan...

Assalamu 'alaikum wa rahmatullah ustadz Abu al-Jauzah...
Jazakallahu khoyron atas artikel2nya.
Idzin untuk mengambil manfa'at dari blog pak ustadz.
Barokallahu fik.

Abdullah Abu Muhammad mengatakan...

Assalamu 'alaikum wa rahmatullah ustadz Abul Jauzaa'. Idzin baca-baca postingannya ustadz, sekaligus idzin copas n'share. Jazakallahu khoyron wa barokallhu fik

Anonim mengatakan...

asslamualaikum ust kitab al-Ajwibah al-Nafi’ah bin baz ada ngk ust

-NAI-sengal... mengatakan...

menarik tapi saya tak sempat habis baca. nak follow tapi mana button nya? maaf x nampak

UCOKMONALISA mengatakan...

Assalamu 'alaikum
TERIMA KASIH MOHON IZIN YANG DI WEB DI AMBIL SEMUA SEMAMPUKU.....Barokallohu Fiykum
wa'alaikum salam

Geeks mengatakan...

Salam Ustaz..Mohon Ustaz Komen mengenai Telaga Barahut yg jadi isu kat Malaysia sekarang ini..Katanya ada dalam Kitab al-Kabair Imam Dzahabi.

SURPING mengatakan...

Assalamu'alaikum Ustadz,
setelah membaca artikel ustadz di http://abul-jauzaa.blogspot.com/2008/06/hukum-menggunakan-obat-yang-mengandung.html , saya ingin bertanya mengenai pandangan ustadz terhadap halal/haram nya kefir.
Penjelasan ustadz sangan saya nantikan.
terimakasih

rofi hidayatullah mengatakan...

Ustadz Abul Jauzaa, saya ingin bertanya tentang gelar Hujjatul Islam kepada Abul Hamid Al Ghazali. siapakah ulama yang menggelari beliau dengan gelaran tersebut? dan benarkah arti dari gelar tersebut adalah tingkatan ahli hadits yang telah hafal 300 ribu hadits?

syukron katsiiron

Anonim mengatakan...

Assaalamualaikum wr.wb.

Selamat malam, pagi, siang pak ustadz, saya mau nanya bagaimana pendapat bapak mengenai :

1. seorang anak yang rajin ibadah, salat, Mengaji tapi suka menyakiti ibu / orang tuanya?.

2. seorang anak yang biasa" saja tapi sayang sama ibunya / orang tuanya?!

terima kasih sebelumnya & di tunggu tanggapan Nya..

Ingin Jadi Idaman seperti sahabat radiallahu 'anhum mengatakan...

Assalamu 'alaikum...

Barakalaahu fiikum,

ustadz, salam kenal! Saya sudah banyak membaca dan menyoroti artikel2 dan jawaban2 atas komentar di artikel ustadz. Saya menilai tidak dg perasaan, tapi dg pikiran dan renungan yg mendalam. Sungguh sangat bermutu sekali dan banyak ilmu yg saya dapatkan di web yg ustadz kelola ini. Semoga semua usaha yg ustadz rilis ini akan menambah pahala dan dimudahkan segala urusan dan dipecahkan segala permasalahan ustadz! Allaahumma aamiiin! Ijin saya copas yg saya perlukan dg tetap mencantumkan link atau nama ustadz...Jazakallahu kahiran...

wa'alaikumussalaam...


Pencari Ilmu

Junedi Ubaidillah mengatakan...

Assalamu 'alaikum warohmatulloh,
afwan ustadz ana sering copas artikel antum untukblog ana yag fakir ilmu htpp://tentarakecilku.blogspot.com/

David Zakaria mengatakan...

Bismillah. Ustadz ana mau tanya, biasa nya kan perbedaan waktu di saudi dan indo slisih waktu nya kan lebih dulu indo 4 jam. Lalu jika penetapan awal dzulhijjah ini saudi bertepatan dengan tgl 25 sept 2014 yg pada akhirnya hari arofah&adha akan jatuh pada tgl 3&4 okt 2014. Lalu di pemerintah indo menetapkan awal dzulhijjah pada tgl 26 sept 2014 yg pada akhirnya hari arofah&adha akan jatuh pada tgl 4&5 okt 2014. Yg ana tanya kan apa bisa waktu di 2 negeri ini bergantian waktu nya (biasa nya perbedaan waktu slisih 4 jam duluan indo kini bulan dzulhijjah saudi malah lebih dulu +sehari dari indo)? Lalu bagaimana sikap kita dalam menentukan puasa arofah juga hari nahar nya ustadz?
Jazakallohu khoiron.

yahya ayyash mengatakan...

assalamu alaikum wr wb
ana dengan abu zahrah di depok , afwan ana mnta ijin ustad untuk mengutip tulisan antum dan ana tetap mencantumkan sumbernya, ana sedang menyusun bantahan buku urwatul wustqo yg berisi qaul2 nejd yg diselewengkan ...insya allah artikel antum bagus sekali....dan sekedar tambahan ana kutip dr sini....sblmnya ana mngucapkan jazakumullah khair...oia ana insya allah akan silaturahmi akhi,,,

Basic Technologies mengatakan...

Assalamualaikum Ustadz,

Barokallahu fikum,

Ana menemukan artikel ini, kelihatannya cukup baru. Mohon penjelasan tentang Salafy-Wahabi yang memodifikasi kitab2 Ulama Salaf yang dituduhkan di dalam artikel tersebut. Apakah informasi tersebut bisa ditelusuri kebenarannya..

jazakallahu Khairan.
Nuril

arya widura mengatakan...

Assalamualaikum

Apakah boleh saya download videonya mengenai ulama-syiah-bercerita-tentang-kehebatan, saya cari di youtube sudah tidak ada

Terima kasih

Abu IRbadh Hanifah mengatakan...

izin copas artikelnya ust..jazaakallohu khayran

Qomar Alkandari mengatakan...

Assalamu'alaikum,
Bagaimana saya bisa berlangganan artikel lewat email akhi

«Paling tua ‹Lebih tua   201 – 329 dari 329   Lebih baru› Terbaru»