Mengulang Shalat Wajib

1 komentar

Tanya : Bolehkah kita mengulang shalat wajib bersama jama’ah di masjid sementara kita telah melaksanakannya shalat tersebut sebelumnya?. Jika boleh, bagaimana halnya dengan hadits : ‘Jangan kalian melakukan shalat yang sama dua kali dalam sehari’ (HR. Abu Daud dan Nasa’i) ?. Terima kasih.
Jawab : Terkait dengan pertanyaan Anda, ada beberapa hadits yang berkaitan, yaitu:
عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ: قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ: كَيْفَ أَنْتَ، إِذَا كَانَتْ عَلَيْكَ أُمَرَاءُ يُؤَخِّرُونَ الصَّلَاةَ عَنْ وَقْتِهَا، أَوْ يُمِيتُونَ الصَّلَاةَ عَنْ وَقْتِهَا؟ قَالَ: قُلْتُ: فَمَا تَأْمُرُنِي؟ قَالَ: صَلِّ الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا، فَإِنْ أَدْرَكْتَهَا مَعَهُمْ، فَصَلِّ، فَإِنَّهَا لَكَ نَافِلَةٌ

‘Udzur Kejahilan dan Iqaamatul-Hujjah bagi Pelaku Istihzaa’ dan Syirik Akbar

2 komentar

Fatwa No. 4440
Pertanyaan:
1 - مسألة ( سب الدين ) هل يحكم بكفر فاعله على الفور، وهل يفرق بين الدين كدين، وهل هذا الفرق موجود أصلاً وكون النساء والأطفال يسبون الدين.
2 - مسألة العذر بالجهل في الاستهزاء باللحية أو النقاب أو القميص أو المسلمين ومسألة سب الدين هل فيهما عذر بالجهل أم لا؟
3 - مسألة (العذر بالجهل) في مواضيع عبادة القبور أو عبادة الطاغوت هل يعذر صاحبها بالجهل.
الرجاء إفادتنا بما من الله عليكم من العلم في هذه المسائل وكذا مسألة (محاربة النشاط الديني هل يعذر موظفوها بالجهل أم لا ) ?
4 - مسألة (إقامة الحجة على المسلم الذي يذبح لغير الله أو يدعو غير الله أو يعاون الطاغوت، هل يقوم بها مسلم عادي عنده علم بهذه المسائل، وهل هناك شروط أخرى لإِقامة الحجة؟
“1 - Masalah (mencela agama) apakah pelakunya langsung dihukumi kafir? Apakah dibedakan antara (menghina) agama atau lainnya? Apakah perbedaan ini benar adanya, dan apa hukumnya seorang wanita dan anak-anak mencela agama?.

Al-Muhsin Bukan Termasuk Diantara Nama-Nama Allah yang Indah

1 komentar

Termasuk kaedah dalam penetapan nama-nama Allah yang indah (al-asmaa’ul-husnaa) adalah bahwa nama-nama tersebut bersifat tauqifiyyah. Karena bersifat tauqifiyyah, ia harus berlandaskan dalil dari Al-Qur’an dan As-Sunnah Ash-Shahiihah (hadits shahih). Nama-nama Allah ta’ala tidak boleh ditetapkan berdasarkan akal dan riwayat-riwayat yang lemah. Oleh karena itu, kali ini kita akan membahas tentang nama Al-Muhsin. Adakah ia benar-benar salah satu diantara nama-nama Allah yang indah ?.
Nama Al-Muhsin bersumber dari hadits berikut:

Nama-Nama Allah yang Indah Beserta Dalil-Dalilnya

0 komentar

Allah ta’ala berfirman:
وَلِلَّهِ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا
Hanya milik Allah al-asmaul-husna (nama-nama yang indah), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut al-asmaul-husna itu” [QS. Al-A’raaf : 180].
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الْجَنَّةَ
Sesungguhnya Allah mempunyai 99 (sembilan puluh sembilan) nama, seratus kurang satu. Barangsiapa yang menghitungnya[1], niscaya ia masuk surga”

Laknat

1 komentar

Definisi laknat secara bahasa adalah:
الإِبْعادُ والطَّرْد من الخير وقيل الطَّرْد والإِبعادُ من الله ومن الخَلْق السَّبُّ والدُّعاء واللَّعْنةُ الاسم والجمع لِعانٌ ولَعَناتٌ ولَعَنه يَلْعَنه لَعْناً طَرَدَه وأَبعده
“Menjauhkan dan menyingkirkan kebaikan. Dikatakan : ‘Menyingkirkan dan menjauhkan (jika berasal) dari Allah. Dan (jika berasal) dari makhluk maknanya adalah cacian dan doa’. Laknat adalah kata benda (ism), bentuk jamaknya adalah li’aan dan la’anaat. La’anahu – yal’anahu – la’nan, yaitu menyingkirkannya dan menjauhkannya” [Lisaanul-‘Arab, hal. 4044].
Adapun secara istilah:
البعد عن رحمة الله تعالى
“Menjauhkan dari rahmat Allah ta’ala dan pahala-Nya” [‘Umdatul-Qaariy 22/117; Majmuu’ Fataawaa Ibni Taimiyyah, 2/167; dan Aadaabusy-Syar’iyyah 1/344].